9 Desember 2013,
Beberapa hari lalu gue sempet nge-tweet gini:
Beberapa hari lalu gue sempet nge-tweet gini:
Nah, gue mau ngebahas tentang aneh-anehan a.k.a freak ini sih. Kadang gue pernah mikir, kenapa sih orang yang suka menyendiri, orang yang suka bertingkah lebay, atau semacamnya itu sering dibilang freak? Bahkan kadang ada juga, cuma karena dia suka ngomong alias bawel, jadinya dia dibilang freak. Nah, memangnya arti kata freak itu sendiri kayak gimana sih?
Gue pernah ngobrolin ini sama temen kampus gue. Nah, dia bilang,
"Sebenarnya setiap orang punya ke-freak-annya masing-masing sih."
Coba, digaris bawahi tuh "punya ke-freak-annya masing-masing".
Gue setuju sama temen gue itu. Setiap orang punya sisi freaknya masing-masing. Ini cuma masalah bagaimana dia mengekspresikan dirinya aja. Ada orang yang lebih suka sendiri, ada yang lebih suka rame-rame. Harusnya kita bisa ngehargain mereka ,kan? Kita nggak bisa maksain orang yang lebih suka sendiri itu jadi rame-rame sama kita. Jatuhnya malah krik-krik alias sepi alias boring buat dia. Biarin aja dia di zona nyamannya (aseeeek)
Terus, kadang orang meelihat sesuatu nggak secara objektif. Maksudnya, cuma dari sudut pandangnya dia aja. Kenapa nggak coba kenal orangnya dulu? Kalau ngobrolnya nyambung, pasti nggak akan dibilang freak. cumaa... kadang suka ada yang ngecap orang gitu aja. Gue pribadi pasti ada yang anggap gue freak. Tapi please, jangan ngejudge orang seenak jidat. Kalau main ngecap gitu aja tanpa kenal orangnya terlebih dahulu, itu sama aja.... apa ya? Gue juga lupa namanya apa, tapi pernah dipelajarin di mata kuliah Professional Image and Acting. Hehehe...
Terus, kadang orang meelihat sesuatu nggak secara objektif. Maksudnya, cuma dari sudut pandangnya dia aja. Kenapa nggak coba kenal orangnya dulu? Kalau ngobrolnya nyambung, pasti nggak akan dibilang freak. cumaa... kadang suka ada yang ngecap orang gitu aja. Gue pribadi pasti ada yang anggap gue freak. Tapi please, jangan ngejudge orang seenak jidat. Kalau main ngecap gitu aja tanpa kenal orangnya terlebih dahulu, itu sama aja.... apa ya? Gue juga lupa namanya apa, tapi pernah dipelajarin di mata kuliah Professional Image and Acting. Hehehe...
Intinya sih. Masalahnya cuma bagaimana orang mengekspresikan diri mereka dan bagaimana kita memandang hal itu dari sudut yang positif. Coba deh, kalau orang itu freak, masa bisa sekolah atau kuliah? Pinter pula. Ini cuma gimana mereka nempatin diri mereka aja. Udah ada hak asasi juga, kan? Terserah mereka mau kayak gimana. Ada orang yang suka ngomong, ya udah memang itu karakternya. Ada yang penyendiri, ya kita ga bisa paksain orang itu buat jadi bawel. Ya, kan?
Well, that's only my opinion. Have a nice day! :)
