22 April 2016,
Selamat Hari Kartini! Gara-gara kemarin gue ngegalau seharian, jadi nggak sempat ucapin selamat hari kartini. So now, gue ngucapin selamat hari kartini. Agak telat sih, tapi nggak papa ya hehe. Tadi sore gue kepikiran buat ngunyah sesuatu. Biasa, kalau habis stress dan ngegalau pasti bawaannya laper terus. Dari pagi nggak berhenti ngunyah! Hahaha. Dan, pas gue cek kulkas, ternyata masih ada sisa makaroni dan susu full cream sisa kemarin bikin Penne Carbonara. Hmm, daripada susunya keburu basi, akhirnya gue bikin aja macaroni schotel dengan bahan-bahan seadanya. Oh ya, ini hasil masakan gue dua hari lalu. Masakan iseng-iseng. Penne Carbonara:
Gue nggak akan share resep Penne Carbonara, tapi gue akan share how to cook Macaroni Schotel. Semua orang pasti tau dong Macaroni Schotel itu apa. Yap! Makaroni Panggang. Makanan ini sih simple banget, dan bahan-bahannya pun sangat simple. Yang utama, tentunya makaroni, susu, dan keju. It's a must untuk membentuk hasil creamynya itu. Cara buatnya? Gampang juga kok. Here it is:
- 150 gr Macaroni elbow (gue pakai fusilli)
- 250 ml Susu Full Cream
- 1 buah bawang bombay, iris halus
- 3 tbsp bawang putih bubuk (atau secukupnya)
- 1 tbsp garam
- 3 butir telur, kocok lepas
- 1/2 tbsp pala bubuk
- 1/2 tbsp merica
- Smoked beef / kornet (gue pakai kornet)
- 3 buah sosis, iris tipis
- 100 gr keju Quickmelt (parut / potong dadu)
- 100 gr keju cheddar parut (atau secukupnya)
- Loyang / alumunium foil
How to cook:
- Rebus makaroni hingga 3/4 matang, empuk tapi jangan terlalu lembek. Teteskan sedikit minyak goreng saat rebus makaroni, supaya makaroninya nggak lengket. Kalau sudah matang, tiriskan
- Tumis bawang bombay hingga harum. Harum itu menunjukkan bahwa bawang bombay sudah nggak mentah. Masukkan sosis dan smoked beef hingga matang.
- Campurkan keju quickmelt, susu cair, merica, paka bubuk, garam, bawang putih, telur, dan smoked beef yang sudah ditumis. Aduk hingga rata dan campur bersama makaroni yang sudah direbus tadi.
- Masukkan ke loyang atau alumunium foil. Taburi keju parut di atasnya.
- Panggang dengan suhu 200 derajat selama 45 menit, gue pakai api bawah dan api atas. 5 menit sebelum keluar dari oven, apinya gue ganti jadi api atas, untuk keringin kejunya. Gue sengaja bikin yang agak garing di atasnya karena lebih suka kalau kejunya garing.
Fyi, baking itu nggak harus berpatokan pada resep. Kadang bisa lebih cepat dan kadang bisa lebih lama. Semua tergantung oven masing-masing yang dipakai. Jadi, pinter-pinter aja lihat kondisi masakan, apa sudah matang atau belum. Oh ya, sebelum baking, panasin ovennya juga terlebih dahulu. Gue biasa panasi oven 150 derajat selamat 5 - 10 menit.
Well, itu dia resep gue hari ini. Dapatnya lumayan banyak, bisa buat warga sekomplek! Hahaha nggak deng, bercanda. Dapatnya 10 alumunium foil kotak ukuran sedang. Yah, lumayan lah kalau buat rumah yang penghuninya cuma tiga orang aja kayak gue. Eh, nggak bertiga juga deng. Masih ada yang lain. Yaudahlah ya kok jadi ngomongin keluarga gue?
And.... this is it. Macaroni Schotel yang super simple ala Sarah:
![]() |
| Fresh from the oven |




No comments:
Post a Comment